Avatar thumb default
Wulan Sita Adakah formula atau resep untuk menjadi orang tua terbaik bagi anak ?
hampir 3 tahun yang lalu
Saya masih awal menjadi orang tua, sementara pengetahuan saya masih minim. Bisakah membantu supaya saya jadi orang tua terbaik bagi anak-anak saya nanti ? Terima kasih

Untuk berkomentar kamu perlu

Or

Jawaban

Untuk menjawab kamu perlu

Or

Avatar thumb default
Wulan Sita
hampir 3 tahun yang lalu

Menjadi orang tua merupakan tugas yang sangat mulia dan tidak ada sekolah untuk menjadi orang tua terbaik. Kalau menjadi siswa sudah jelas terdapat sekolah formalnya. Tetapi, untuk menjadi orang tua yang handal dalam mendidik anak, apakah ada sekolahnya ? Jelas, jawabannya tidak ada.

Mungkin terkadang ada orang tua yang meikirkannya masalah menegnai peran dan tanggung jawab orang tua jauh-jauh sebelum berkeluarga. Tetapi juga ada beberapa pasangan suami istri yang baru memulai untuk belajra bagiamana menjadi orang tua yang baik. Mungkin  pendapat orang berbeda-beda dalam mengambil langkah untuk menjadi orang yang baik. Tetapi, menurut saya pribadi akan lebih baik jika persiapan dimulai lebih awal suapaya hasil yang dituai nanti juga akan lebih optimal. Adakah formula untuk menjadi orang tua terbaik bagi anak ? Jawabannya ada ketika kita mau berusaha jadi yang terbaik. Formula yang harus menjadi bekal kita dalam mendidik anak adalah sebagai berikut :

1. Faktor Fisik

Apakah orang dapat melakukan aktivitasnya ketika sakit ? Mungkin jawabannya bisa, tetapi tujuan tidak sesuai yang diinginkan. Begitupula ketika kita menjadi orang tau, kita juga kurang  optimal dalam mendidik dan mengajari anak-anak kita. Makanya, menjadi orang tua yang super dan menjadi orang tua yang terbaik bagi anak-naka kita adalah selalu bisa menjaga kesehatan. Karena tanpa kesehatan yang prima, kita tidak akan bisa mendampingin anak dalam kesehariannya. Baik dalam menyiapkan makanan, menemani belajar, mengantarkan ke sekolah dan masih banyak lagi hala yang dapat kita lakukan dengan si buah hati. Ketika kita mudah sakit dan kita tidak menjaga pola hidup sehat, maka yang merasakan kerugian bukan hanya kita sendiri. Tetapi juga orang-orang di sekitar kita, baik pasangan hidup kita atau anak kita. Pasti juga anak akan mengalami kesediahan karena salah satu orang tuanya sakit. Hal itu sangat wajar, anamnya empati anak salah satunya seperti itu. Ketka anak sedih pasti memepengaruhi keceriaan anak-anak di kesehariannya. Ketika anak keceriaannya menurun, maka akan berpengaruh dalam kegiatan sehari-harunya. Anak menjadi anak yang kurang semangat dalam berbagai hal termasuk belajar dan akhirnya prestasi anak menurun karena kurang semangat.

2. Faktor Emosi

Banyak terjadi di keluarga kejadian memarahi anak dengan alasan orang tua banyak hal yang dipkirkan. Tetapi, menurut saya memarahi anak itu ada timingnya, bukan memarahi sebenarnya. Hanya saja nada bicara kita dinaikkan sedikit untuk menegaskan kalau perbuatan anak salah. Itu tidak maslah menurut saya. Tetapi, yang tidak wajar adalah membentak-bentak anak dengan seseuka hati orang tua, seakan-akan anak merupakan media untuk meluapkan emosi. Berusahalah menjadi orang tua yang tidak egois, karwna anak kita juga mempunyai perasaan dan bisa sakit hati. Jangan sampai anak kita mengejudge kita sebagai “pemarah”. Kalau hal itu terjadi, pasti anak-anak akan menarik diri dari kita karena tidak merasa aman di dekat kita. Gunakanlah bahasa yang menyenangkan kietika berbicara dengan anak, hindari bahasa-bahasa yang menggurui terlalu lebih sehingga keasannya anak tidak tahu apa-apa dan anak harus mendengarkan apa yang orang tua akatakan.

3. Faktor Pengetahuan

Sebagai orang tua yang handal dan terbaik bagi anak-anaknya harus mempunyai pengetahuan yang banyak. Jadi harus rajin belajar. Jangan sampai kita dibilamg “gaptek atau kudet”. Kita pun jga harus terus mengikuti perkemabnagan jaman, terlebih dengan tingkat perkembangan jaman anak kita masing-masing. Tujuannya kita juga langsung dapat mengawasi anak-anak kita. Sekarang banyak sekali hal-hal negatif dari internet, maka dari itu kita harus selalu upgrade tingkat penegtahuan kita. Kita juga harus tahu film dan acara anak-anak serta kegiatan kesuakaan anak di sekolah. Karena itu sangat penting ketika anak sharing dengan kita. Kita akan lansgung dapat menjadi teman mereka mengobrol dan tidak akan ada batas antar orang tua dan anak. Anak pun juga akan nyaman dengan keberadaan kta, Dengan demikian, anak pasti akan selalu rindu dengan keberadaan kita dan mencari ketika kita tidak ada.

Semua membutuhkan proses, semua dapat dibentuk dan dibiasakan.

Good parents is the best.

Semoga bermanfaat@_ @

Referensi dari Buku Putu Wijaya, Budayawan

Untuk berkomentar kamu perlu

Or


Stat

August 22, 2016 23:00
3 kali

Pertanyaan Terkait

© 2019 Belajar.io